Followers

Monday, January 2, 2012

someday…when the time comes

No matter how big your house is,
how flashy your car is or
how expensive your clothes are,
our graves are still going to be the same size.

True, material things cnt bring to our nxt life
True and most of the people ignore this reality of life.....
ppl spend millions to make their houses decorative forgetting that this wont make their actual house beautiful instead its our deeds that will be counted and will decide the interiors of our actual house....

Rasa syukur yg tidak terhingga setiap saat bila mengingati ajal saya dan anda masih belum sampai. ALLAH masih membuka pintu taubat-Nya. Hari ini, roh kita masih dibenarkan kembali ke jasad. Jasad dibenarkan berfungsi seperti semalam ~ alhamdulillah. Tapi, mungkin esok roh akan ditahan, jasad kaku, tidak bernyawa. Ingatan buat diri sendiri, gunakan masa hidup yang berbaki dengan sebaiknya.

ALLAH (Yang Menguasai Segala-galanya), Ia mengambil dan memisahkan satu-satu jiwa dari badannya, jiwa orang yang sampai ajalnya semasa matinya, dan jiwa orang yang tidak mati: dalam masa tidurnya; kemudian Ia menahan jiwa orang yang Ia tetapkan matinya dan melepaskan balik jiwa yang lain (ke badannya) sehingga sampai ajalnya yang ditentukan. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi tanda-tanda yang membuktikan kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir (untuk memahaminya). ( Az-Zumar 39:42 )

“ Bila waktu memanggil, teman sejati hanyalah amal. Bila waktu telah terhenti, teman sejati tinggal lah sepi”

“ Dan alangkah ngerinya jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang menderhaka itu menundukkan kepala mereka di hadapan RABB mereka, mereka berkata: Wahai RABB kammi, kami telah melihat dan mendengar(siksaan-siksaan yang disediakan), maka kembalikanlah kami(ke dunia), nescaya kammi akan mengerjakan kebaikan. Sungguh kami adalah orang-orang yang benar-benar yakin” Surah As-Sajdah ayat 12.

Saya sering berdoa dan sgt berharap agar saat jiwa ditahan dari kembali ke badan, saat itu iman kita paling tinggi. Amal sudah layak dipersembahkan di hadapan-Nya. Lihat saja pasti kematian bukan suatu yang asing bagi kita. Sudah terpampang di hadapan mata, berbagai jenis pengakhiran hidup seseorang yang bernama insan. Bergantung pada kejernihan hati dan iman, untuk menilai semuanya berdasarkan neraca dunia sahaja, sekadar berpenat lelah demi sesuatu yang langsung tidak ALLAH pandang tanpa niat yang ikhlas. Atau melihat segalanya dari jendela akhirat. Mengambil iktibar dan pengajaran pada setiap sudut kehidupan. Andai kita boleh memilih cara kematian kita, dengan siapa, di mana dan bagaimana, alangkah indahnya. Tetapi ALLAH telah mengingatkan :

“Dan tiada seseorang pun yang betul mengetahui apa yang akan diusahakannya esok (sama ada baik atau jahat); dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi negeri manakah ia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, lagi Amat Meliputi pengetahuanNya.(Luqman 31:34)”

Lihat betapa sayangnya ALLAH pada kita. Satu demi satu nyawa yang ditarik dalam kalangan orang yang terdekat dengan kita. ALLAH sayangkan mereka, menyelamatkan mereka daripada fitnah dan ujian dunia ini yang sangat hebat. Dan sayangNya pada kita, memberi kita masa lagi untuk kembali insaf dan sedar. Kembali kepada fitrah, kembali menjadi hamba Allah yang sebenar-benarnya. Sombongnya kita sebagai hamba, andai sedikitpun iman tidak terjentik dengan berita-berita ini. Malah maksiat yang daripada dulu sudah sebati dalam diri, masih dihidang berbagai alasan untuk terus melakukannya.

Sedangkan mungkin, saya atau anda senarai seterusnya. Mungkin pada saat ini, malaikat Izrail sudah berada di tepi. Cuma menunggu arahan dariNya. Maka, bersedialah!Pesan sang pencipta kita:

"Supaya ALLAH mengampunkan bagi kamu sebahagian dari dosa-dosa kamu, dan memberi kamu hidup (dengan tidak terkena azab) hingga ke suatu masa yang tertentu; (maka segeralah beribadat dan bertaqwa) kerana sesungguhnya ajal (yang telah ditetapkan) Allah, apabila sampai masanya, tidak dapat ditangguhkan; kalaulah kamu mengetahui (hakikat ini tentulah kamu segera beriman)". (Nuh 71:4)

Kita telah merasai permulaan 2012 kini tapi 2013 belum pasti...begitu juga hari2 seterusnya. Sentiasa mengingat MATI adalah cara terbaik utk kita selalu insaf akan diri sebagai hamba-NYA. “ …Maka apabila ajal mereka tiba, mereka tidak akan mampu meminta kelewatan walau sesaat, atau mempercepatkannya” Surah An-Nahl ayat 61.
.... bila sudah tiba, nescaya tiada tangguh lagi!

7 comments:

awang selamat said...

"Sakitnya sakaratul maut itu, kira-kira tiga ratus kali sakitnya dipukul pedang". (H.R. Ibnu Abu Dunya).
Cara Malaikat Izrail mencabut nyawa tergantung dari amal perbuatan orang yang bersangkutan, bila orang yang akan meninggal dunia itu durhaka kepada Allah, maka Malaikat Izrail mencabut nyawa secara kasar. Sebaliknya, bila terhadap orang yang soleh, cara mencabutnya dengan lemah lembut dan dengan hati-hati. Namun demikian peristiwa terpisahnya nyawa dengan raga tetap teramat menyakitkan.

lautituluas said...

'Sesungguh Solatku, Ibadahku, Hidupku, Matiku hanya kerana Allah"

"Dan Allah tuhan Kami
Rasul ikutan kami
Al-Quran Panduan kami
Jihad jalan Kami
Mati Syahid cita-cita tertinggi kami"

babydoll said...

Allaahumma hawwin 'alainaa fii sakaraatil maut

Ringankan kematian kami yaa Allah, mudahkanlah duhai Pemilik Jiwa. Jadikan hati ini ikhlas saat malaikat maut menyapa hingga kematian menjadi sangat indah, kematian yang husnul khaatimah.

(thanks, for the reminder)

akulah said...

Innalillahiwainnailaihirojiun

akucing said...

Mati itu pasti.
Hidup itu insyaAllah.

Salmi said...

salaam kay, thank you for the reminder, memang kita selalu lupa dek kerana janji syaitan untuk menyesatkan dan melalaikan manusia hingga hari kiamat..yang pasti itu akan datang juga..persiapan kita yang harus dirisaukan dan ditakuti, usia yang berlalu entah berapa banyak dosa dan pahala yang kita bawa..adakah semua amalan kita diredhai Allah, dengan usia yang berbaki hanya allah saja yang tahu, mampukah ia menampung amalan2 yang sedia ada untuk membawa kita ke jannah..saya selalu rasa malu dengan Allah..rahmat dan kasih sayangnya sangat2 luas..tetapi diri ini adakalanya terlalai juga..moga Allah mengampunkan dosa kita semua..aminn..insyallah :-)

dilla said...

Hjh, thanks for sharing!